Laman

Minggu, 05 Februari 2012

"Putri RAYYS bellec Kehilangan sandal Ajaib"



oleh Fiqhysyiwa ASy pada 18 Januari 2012 pukul 7:24
Empat putri cantik terbang dengan penuh percaya diri menelusuri bukit, lembah hingga sampailah kesebuah Istana megah mereka terbang dengan sandal ajaibnya, mereka berkumpul disana entah apa gerangan yang akan mereka lakukan disana, begitu ceria lebih ceria dari Cherybell. Seorang putri dia sudah tak sabar entah menunggu apa kiranya dia disana. Dari obrolannya ternyata dia empat putri bidadari tihiyangan (eh ma’af salah maksudnya Ti Kahyangan) tau ga, kahyangan itu apa? ...kahyangan itu BBO he..he..he
“kemana ya, pangeran kita belum datang” kata seorang putri yang memakai jubah biru.
“mungkin masih di jalan, Shinta” kata Rindu,( oooh yang jubah biru itu namanya Shinta..teman”)
“Kita Sholat ashar dulu yu, Via” kata shinta (memang shinta ini orangnya Sholehah teman”)
“Tiwi, ayo kita sholat” ajak shinta lagi sambil tersenyum
“engga shin aku lagi DAFET he...he..he” kata tiwi sambil tersenyum juga
Dari jauh seorang pria NAMPAN datang, sementara tiga orang putri itu sedang berwudhu di tepi sungai yang begitu jernih dan menyegarkan gemericiknya air menjernihkan hati orang yang sedang gundah. Pria itu langsung menyapa Tiwi yang tidak ikut sholat.
“ga Sholat Tiwi” kata pria itu sambil tersenyum.
Tiwi hanya tersenyum malu saja tanpa mengeluarkan suara.
“Fiqhyshiwa, mau sholat dulu ya” kata Fiqhyshiwa
Oh ternyata pria itu namanya Fiqhyshiwa temen”
“iya he.he...” kata Tiwi sambil ngahehe....he..he..he
Fiqhyshiwa masuk kedalam Istana lalu dia sholat, pada waktu sholat terdengan suara merdu para putri itu cekakak cekikik. Kalau bukan lagi sholat kayanya Fiqhyshiwa, pasti bilang Seeeeet.
Mereka telah melaksanakan sholat.
“ayo silahkan” kata Fiqhyshiwa sambil menyerahkan sesuatu.
Para putri itu kelihatan senang wajahnya berseri-seri, ya memang bigitulah Fiqhyshiwa selalu ingin membuat orang senang, gembira dan ceria.
Mereka berkomunikasi tentang sagala hal dengan Fiqhyshiwa, namun hujan turun dengan lebatnya, para putri lupa segalanya, mereka senang dengan apa yang mereka lakukan. Tidak sadar kalau sandal ajaibnya raib ditelan air hujan hanyut terbawa derasnya hujan. Fiqhyshiwa memberitahukannya kepada para putri, mereka terkejut.
“wah kayanya itu sandalku” kata shinta
“Warna nya apa Shin?” kata Fiqhyshiwa penuh perhatian... Aaaaaaaw
“ungu, mas” kata shinta .. (hahahahah yang membaca ketawa semua..) mas...?. kak Taufiq  jg ketawa sendiri tuh.... he...he...he... mas..ngayal kali.
“Oh bukan yang ungu mah ada” kata Fiqhyshiwa
“ah. Itu punya aku” kata Tiwi (rampang-reumpeung kalau istilah keren na mah)
Mereka mencari sandal ajaib itu, Rindu melirik kesana melirik kesitu tanpa eksfresi, Via dia kebingungan sendiri sedang Shinta dia ikut mencari sambil hujan-hujanan.
“Udah biarin ga akan ketemu sandalnya udah jauh kayanya” kata Fiqhyshiwa
“biar nanti ada yang nemu itu jodoh kamu Tiwi” kata Fiqhyshiwa
“Aaaaaahhhh” Cuma itu yang keluar dari mulut Tiwi sambil kebingungan.
“Kalian harus mencarinya Rayysbell, mungkin pada pencarian itu kalian akan menemukan jodoh kalian, yaitu pangeran kodok yang dikutuk” kata fiqhyshiwa
“iya bener, nanti kita cari sandal ajaib itu, karena kalau ga ketemu nanti Tiwi ga bisa terbang ke Kahyangan.

Udah dulu ya......udah mau masuk sekolah.... Tunggu sambungannya.... SERUUUUUU lo.... Eksfedisi RAYYSBELLL



MR.Taufiqurrohman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar